Cara Membandingkan Performa Iklan Anda dengan Kompetitor

Auction insights adalah laporan yang hanya bisa anda lihat pada search dan shopping campaign (jika sudah mencukupi minimum threshold data).

Anda bisa menggunakan auction insights untuk membandingkan performa iklan anda dengan kompetitor yang bersaing dalam proses auction yang sama.

Baca: Memahami Proses Auction di Google Ads

Sehingga bisa membantu anda untuk menyesuaikan bidding, budget, hingga mempelajari offer yang dimiliki oleh kompetitor pada website mereka.

Cara Membuka Laporan Auction Insights

Klik campaign / ad group / keyword > klik tab auction insights.

Cara Membuka Laporan Auction Insights

Untuk melihat auction insights pada keyword tertentu, centang keywordnya lalu klik opsi auction insight.

Metrics Pada Laporan Auction Insights

  • Overlap rate: seberapa sering iklan anda dan kompetitor menerima impression dalam auction yang sama.
  • Position above rate: seberapa sering iklan kompetitor tayang di atas iklan anda saat keduanya tayang dalam auction yang sama.
  • Outranking share: seberapa sering iklan anda memiliki ranking yang lebih tinggi dibanding iklan kompetitor di dalam proses auction yang sama, termasuk saat iklan anda tayang sementara iklan kompetitor tidak memiliki nilai yang cukup untuk bisa tayang.
  • Impression share: jumlah impression yang diterima dibagi dengan estimasi jumlah impression yang berhak (harusnya bisa) anda terima.
  • Top of page rate: seberapa sering iklan tayang di atas hasil pencarian organik (termasuk posisi 1,2,3 dan 4).
  • Abs. Top of page rate: seberapa sering iklan tayang pada posisi teratas (posisi 1) di atas hasil pencarian organik.

Kenapa Overlap Rate, Position Above Rate, Dan Outranking Share Tidak Ada Datanya?

Overlap rate, position above rate, dan outranking share adalah metrics yang membandingkan iklan anda dengan iklan kompetitor.

Sehingga jika anda lihat pada baris “You” pada ketiga kolom tersebut, nilainya akan selalu kosong atau ditandai simbol (-). Hal ini disebabkan karena tidak mungkin membandingkan iklan anda dengan iklan anda sendiri.

Catatan: Kompetitor disini adalah pengiklan lain yang paling sering bersaing dalam auction yang sama.

Masalah-Masalah yang Sering Dihadapi Oleh Pengiklan

Semenjak saya aktif bermain di forum-forum Google Ads mulai akhir tahun 2017, ada beberapa masalah yang paling sering dihadapi oleh pengiklan khususnya pemula.

Di artikel ini saya mau kumpulkan masalah-masalah tersebut, sehingga diharapkan tulisan ini bisa memberikan informasi yang dibutuhkan khususnya untuk anda yang mungkin saat ini sedang mengalami salah satu dari masalah di bawah ini.

Iklan Tidak Disetujui

Google punya banyak aturan yang berkaitan dengan iklan. Sesaat anda membuat iklan, Google selalu akan mereview iklan anda dan jika iklan anda melanggar salah satu dari kebijakan yang sudah ditetapkan maka iklan tersebut tentu saja tidak akan ditayangkan alias ditolak.

Jika saat ini anda punya masalah dengan iklan yang tidak setujui, baca lebih lanjut tentang cara memperbaiki iklan yang tidak disetujui.

Iklan Ditolak Karena Malware

Masalah ini disebabkan oleh website anda yang terserang malware atau virus. Walaupun halaman yang terserang malware bukan halaman yang anda iklankan tapi Google tetap akan menolak iklan anda. Google ingin memastikan keseluruhan halaman dan konten website anda bersih dari malware jenis apapun. Jika anda memiliki masalah seperti ini, silahkan baca lebih lanjut tentang iklan ditolak karena malware.

Penangguhan Akun

Google akan menangguhkan akun anda jika dianggap melanggar Google Ads Policies ataupun Google Ads Terms and Conditions secara fatal atau berulang-ulang. Ketika akun dalam kondisi ditangguhkan semua iklan akan dinonaktifkan dan pengiklan tidak akan bisa membuat konten apapun. Solusi untuk masalah penangguhan akun, anda perlu mengajukan banding kepada tim kebijakan Google Ads. Baca selengkapnya tentang kenapa akun saya ditangguhkan.

Sudah Transfer Tapi Uangnya Belum Masuk

Masalah ini  khususnya buat anda yang menggunakan metode pembayaran transfer dana lewat bank atau ATM (bukan menggunakan kartu kredit). Dana yang anda transfer memang tidak akan langsung masuk ke akun anda. Proses transfer dana bisa membutuhkan waktu 2-3 hari kerja. Baca lebih lanjut tentang kenapa uang saya belum masuk.

Pesan Balance is exhausted (Saldo habis) Kenapa Masih Ada

Seringkali anda tetap melihat notifikasi “Balance is exhausted – Your balance is exhausted, so your ads have stopped running. To get your ads running again, make a payment to add money to your account.” Padahal uang yang anda transfer sudah masuk ke akun anda. Notifikasi tersebut memang biasanya tidak langsung hilang saat saldo baru saja masuk ke akun anda. Itu biasa hanya keterlambatan dari sistem dan tidak mempengaruhi penayangan iklan. Baca selengkapnya tentang balance is exhausted.

Masalah-masalah lainnya seperti akun disuspend karena pembayaran yang mencurigakan, banyak click tapi tidak ada conversion, dll insya Allah saya bisa segera tambahkan di artikel ini. 🙂

Bagaimana Cara Smart Bidding dalam Memaksimalkan Conversion

Berikut beberapa hal penting yang sudah saya rangkum mengenai smart bidding:

  • Smart bidding adalah bidding strategy yang fokus mengoptimasi conversion atau conversion value.
  • Bidding strategy yang termasuk smart bidding yaitu Target CPA, Target ROAS, Maximize conversions, Maximize conversion value, dan Enhanced CPC (ECPC).
  • Smart bidding menggunakan machine learning untuk menentukan bid yang tepat pada proses auction.
  • Untuk menggunakan smart bidding, anda harus memasang conversion tracking terlebih dahulu. Kecuali anda menggunakan ECPC pada display campaign. Baca: Cara Memasang Google Ads Conversion Tracking.
  • Smart bidding menggunakan banyak faktor dalam menentukan bid.

Berikut faktor-faktor yang digunakan oleh automated bidding (termasuk smart bidding) dalam menentukan bid:

1. Device

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan device yang digunakan oleh masing-masing orang. Misalnya: pada campaign bengkel mobil, bid mungkin akan otomatis dinaikan saat orang tersebut sedang mencari bengkel mobil di perangkat mobilenya, karena sistem bisa memprediksi orang tersebut kemungkinan akan melakukan booking jadwal untuk service pada perangkat mobilenya.

2. Physical location

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan lokasi yang spesifik walaupun targeting location yang digunakan pada campaign tidak spesifik. Misalnya: pada campaign tempat wisata di Bandung. Bid mungkin akan otomatis dinaikan khususnya untuk orang yang tinggal di Jakarta, walaupun target location yang anda gunakan adalah Indonesia. Itu disebabkan karena sistem bisa memprediksi orang yang tinggal di Jakarta kemungkinannya lebih besar untuk booking tempat wisata di Bandung.

3. Weekday & time of day

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan hari dan waktu. Misalnya: pada campaign restoran. Bid mungkin akan otomatis dinaikan pada hari kamis atau jumat malam karena sistem memprediksi di waktu tersebut banyak orang akan reservasi untuk datang ke restoran di hari sabtu & minggu.

Pola yang sama juga berlaku pada faktor-faktor lainnya seperti location intent, remarketing list, ad characteristics, interface language, browser, operating system, demographics, actual search query, search network partner, web placement, site behavior, product attributes, dll.

Intinya adalah sistem yang digunakan pada automated bidding (termasuk smart bidding) memiliki dan memahami data dari setiap user, sehingga punya kemampuan dalam menentukan bid yang tepat untuk mencapai goal yang anda inginkan.

Sekian dulu, semoga bermanfaat ya 🙂

Cara Menghubungi Tim Support Google Ads

Jika anda memiliki masalah dengan iklan anda, anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim support Google Ads.

Anda beberapa cara yang bisa anda lakukan seperti:

1. Menelepon langsung ke Google

Untuk menelepon langsung anda bisa menggunakan nomor telepon berikut: (021) 29703917 / 30049327 / 29703909 / 29703957. Usahakan anda meneleponnya di jam kerja yaitu senin – jumat jam 09.00-18.00.

2. Lewat menu get help pada dashboard Google Ads anda

Caranya, klik simbol tanda tanya pada akun anda > lalu klik Get help.

Klik bagian Contact us.

Pada step pertama, tulis inti masalah yang anda miliki > lalu klik Next step.

Pada step ke 2, klik Others > lalu klik Next step.

Pada step ke 3, pilih salah satu cara yang anda inginkan. Misalnya saya ingin bertanya lewat chat, maka saya mengklik menu Chat.

Lengkapi beberapa informasi yang diminta seperti nama, email, CID, serta detail masalahnya bisa anda jelaskan disana, lalu klik Submit.

Tim support Google Ads akan segera menghubungi anda lewat chat 🙂

3. Kirim pesan lewat akun facebooknya Google Ads Indonesia

Selain lewat beberapa cara di atas, anda juga bisa menghubungi tim support Google Ads Indonesia lewat facebook.

Caranya, search saja “Google Ads” di aplikasi facebook anda lalu klik akun facebook pagenya. Jika anda ingin mengaksesnya lewat desktop silahkan kunjungi link ini.

 

Anda bisa langsung kirim pesan lewat tombol Send Message.

Sekian dulu ya, semoga bermanfaat 🙂

Cara Google Ads Membantu Bisnis Anda

Dalam membantu bisnis anda, Google Ads menjalankan 3 prinsip utama yaitu relevance, control, dan result.

Mari kita ulas satu per satu 🙂

1. Relevance

Relevance artinya Google Ads dapat membantu bisnis anda terhubung dengan orang yang tepat, di waktu yang tepat, dan dengan pesan yang tepat. Google Ads juga memiliki banyak opsi yang bisa anda gunakan dalam membuat iklan yang relevan untuk target market anda, seperti:

  • Anda bisa menggunakan keyword yang spesifik untuk menjangkau orang yang sedang mencari produk anda.
  • Anda bisa menyesuaikan target lokasi agar iklan anda tayang hanya pada orang yang tinggal di kota tertentu saja.
  • Anda bisa membuat ad group yang spesifik berdasarkan tema keyword sehingga anda bisa membuat pesan yang relevan.
  • Anda bisa menggunakan dynamic keyword insertion pada iklan untuk membuat pesan iklan yang semakin relevan dengan search term yang orang gunakan dalam pencarian.
  • Anda bisa menggunakan banyak variasi landing page yang kontennya relevan dengan keyword yang anda gunakan, karena landing page termasuk salah satu faktor yang akan mempengaruhi ranking iklan anda. Baca: Landing Page Experience.

2. Control

Anda sepenuhnya dapat mengontrol iklan anda sendiri seperti:

  • Anda bisa menentukan sendiri budget yang sesuai dengan target hasil yang anda inginkan dan anda bisa merubahkan kapanpun anda mau.
  • Anda bisa menentukan bid strategy yang sesuai dengan campaign goal anda.
  • Anda bisa menentukan sendiri harga bidnya atau membiarkan machine learningnya Google Ads membantu anda untuk menentukan bid yang sesuai.
  • Kapanpun anda bisa menjeda dan mengedit campaign, keyword, iklan dan targeting lainnya untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.
  • Anda bisa menentukan negative keyword untuk mencegah iklan tayang pada kata pencarian yang tidak tepat. Baca: Mencegah Iklan Tayang pada Kata Pencarian yang Tidak Tepat.

3. Result

Google Ads berkomitmen untuk memberikan anda hasil yang terbaik (walaupun faktor keberhasilannya balik lagi pada diri anda sendiri). Berikut beberapa hal penting bagaimana Google Ads fokus membantu anda untuk mendapatkan hasil yang paling optimal:

  • Anda hanya membayar untuk hasil yang anda dapatkan seperti klik pada iklan yang menuju ke website atau saat customer menghubungi bisnis anda lewat iklan.
  • Google Ads memberikan anda sistem yang canggih untuk mengukur kinerja iklan, sehingga anda akan tahu campaign yang anda jalankan ini efektif atau tidak. Baca: Cara Memasang Google Ads Conversion Tracking Menggunakan Google Tag Manager.
  • Automated bidding akan menentukan bid yang tepat secara real-time dalam proses auction. Baca: Memahami Proses Auction di Google Ads.
  • Smart bidding (Target CPA, Target ROAS, Maximize Conversions, dan Enhanced CPC (ECPC)) membantu anda untuk memaksimalkan hasil konversi seperti lead maupun sales. Baca: Kapan Menggunakan Bidding Target CPA?
  • Smart display campaign memungkinkan anda membuat campaign yang secara otomatis menentukan bid yang tepat, menentukan targeting yang tepat, dan membuat iklan yang tepat untuk mendapatkan hasil konversi yang terbaik.

Okay sekian dulu artikelnya, semoga bermanfaat 🙂

Mengukur Brand Awareness Di Google Ads

Tujuan dari campaign brand awareness adalah membangun kesadaran dan kesan positif terhadap produk, bisnis, ataupun perusahaan anda. Untuk membangun kesadaran tersebut, anda harus bisa menarik perhatian dan menciptakan interaksi antara audience dengan brand anda. Interaksi yang bisa dilakukan seperti menonton video, bermain games, menjawab kuis, mengisi survey, membaca artikel, diskusi, atau interaksi apapun yang bisa dilakukan di website anda.

Campaign brand awareness dapat membantu anda:

  • Meningkatkan interaksi dengan brand anda.
  • Membangun kesan posisif terhadap brand anda.
  • Meningkatkan brand loyalty.
  • Mengajak pelanggan anda untuk terus terlibat dengan brand anda.

Metric yang seharusnya anda utamakan:

1. Impression

Impression menjelaskan seberapa sering iklan anda tayang dan dilihat oleh audience. Impression tentu penting untuk semua tipe campaign apapun, tapi impression bisa lebih penting lagi khususnya untuk campaign brand awareness. Salah satu cara untuk mengoptimalkan impression adalah dengan menggunakan bidding CPM (cost per 1000 impression).

2. Customer engagement

Engagement yang maksud adalah interaksi yang dilakukan audience pada iklan maupun website. Untuk campaign search network, anda bisa mengoptimalkan nilai CTR hingga di atas 10%, tapi untuk display network anda bisa lebih fokus membangun interaksi di website. Interaksinya bisa berupa memutar video, membaca artikel, subscribe, mendownload file, dll. Anda perlu memasang kode pelacakan pada interaksi tersebut agar hasilnya bisa diukur.

Baca: Cara Menggunakan Google Tag Manager, untuk memasang kode pelacakan di website anda.

3. Reach and frequency

Reach metric hanya bisa dilihat pada campaign display dan video. Metric ini akan memberikan anda informasi mengenai seberapa banyak orang yang melihat iklan anda dan seberapa sering mereka melihat iklan anda.

Memahami Proses Auction di Google Ads

Auction adalah proses Google melelang slot iklan kepada pengiklan sebagai peserta lelang. Dengan proses auction Google akan menentukan iklan mana yang harus ditayangkan dan diurutkan berdasarkan peringkat masing-masing iklan. Iklan dengan peringkat tertinggi akan mendapatkan posisi teratas.

Baca: Apa itu ad rank & faktor apa saja yang mempengaruhinya?

Proses auction terjadi setiap kali orang melakukan pencarian di Google. Iklan yang layak untuk ditayangkan akan langsung diikutsertakan dalam proses auction. Tapi, karena terbatasnya slot iklan, maka tidak semua iklan yang ikut dalam proses auction bisa tayang di hasil pencarian Google.

Proses Auction

Perhatikan gambar berikut ini.

action process

Penjelasan untuk gambar di atas:

  1. Saat seseorang melakukan pencarian, Google akan menemukan semua iklan yang related dengan kata pencarian tersebut.
  2. Google menyeleksi iklan yang tidak layak tayang yang disebabkan karena penargetan yang tidak sesuai atau iklan tersebut ditolak karena melanggar kebijakan.
  3. Google menentukan mana saja iklan yang harus ditayangkan dan urutan posisi untuk iklan tersebut. Iklan dengan Ad Rank tertinggi akan diposisikan pada urutan teratas.
Karena tingkat kompetisi yang selalu berubah pada setiap proses auction maka sangat normal jika posisi iklan anda selalu berubah-ubah bahkan bisa saja tidak tayang pada tingkat kompetisi tertentu.

Kapan Menggunakan Bidding Target CPA?

Dengan menggunakan target CPA (Cost Per Acquisition), Google akan membantu anda untuk mendapatkan konversi sebanyak mungkin sesuai dengan biaya per konversi yang anda inginkan. Target CPA merupakan smart bidding (selain Target ROAS, Maximize Conversions, dan Enhanced CPC) yang mana menggunakan machine learning untuk menentukan bid yang tepat pada setiap proses auction.

Anda mungkin perlu menggunakan target CPA jika:

  • Tujuan anda beriklan untuk mendapatkan konversi (lead / sales / mobile app download).
  • Ingin mendapatkan konversi sebanyak mungkin sesuai dengan biaya per konversi yang anda harapkan.
  • Memaksimalkan profit dari campaign Google Ads anda.

Anda seharusnya bisa menggunakan target CPA jika:

  • Sudah memasang conversion tracking.
  • Campaign (Search) tersebut paling tidak sudah memiliki 15 konversi dalam 1 bulan terakhir (kalau punya 50 konversi dalam 1 bulan terakhir akan lebih baik).
  • Mendapat rekomendasi dari Google untuk menggunakan target CPA.

Perlu dipertimbangkan:

  • Menentukan nilai target CPA diawal setidaknya sama dengan nilai rata-rata biaya per konversi selama 1 bulan terakhir atau sesuai rekomendasi yang Google berikan.
  • Berikan waktu untuk fase pembelajaran selama 1 hingga 2 minggu sebelum menurunkan nilai target CPA anda.
  • Menggunakan campaign experiment untuk melakukan A/B testing.
  • Saat menggunakan target CPA, budget yang disarankan adalah 10x lipat dari target CPA.