Cara Mempersempit dan Observasi Penargetan Pada Display Campaign

Transcript Video:

Di video ini, saya akan membahas tentang Targeting dan Observation. Targeting dan Observation ini adalah cara kita untuk mempersempit penargetan dan memonitor kriteria tertentu di dalam campaign atau ad group kita.

Misalnya, di sini saya sudah punya beberapa campaign display. Kalau saya masuk di campaign audience, misalnya di Afinity kita ingin mempersempit penargetannya. Karena Afinity ini bisa dibilang penargetannya broad atau penargetan yang cakupannya luas. Misalnya kita ingin persempit penargetannya, berarti kita bisa menggunakan Targeting.

Caranya bagaimana?

Cara Mempersempit Targeting

  1. Kita bisa masuk ke menu Afinity.
  2. Pilih menu Settings.
  3. Klik pada tombol Edit Ad Groups Targeting.
  4. Pada bagian Targeting, klik Add Targeting.
  5. Pilih Keywords.
  6. Pada Targeted Keywords, masukkan keyword apa yang ingin digunakan untuk mempersempit Afinity (sesuaikan saja dengan iklanmu).
  7. Pada Keyword Setting, pilih Content: Only show ads on webpages, apps and videos related to these keywords.
  8. Klik tombol Done,
  9. Pada bagian Additional observations, klik Add Observations.
  10. Pilih Placements.
  11. Pada Observed Placements, klik tab Enter dan masukkan URL website.
  12. Klik tombol Done.
  13. Klik tombol Save.

Keterangan:

  • Pada bagian Add Targeting, kamu bisa memilih target sesuai dengan penargetan masing-masing. Bisa pilih Keywords, Topics atau Placements.
  • Add Observations ini artinya kita bisa melakukan monitoring pada kondisi atau certain criteria.
  • Placements yang saya masukkan di sini, tidak akan mempengaruhi atau mempersempit lagi penargetan yang ada di Targeting. Di bagian placements hanya akan melakukan observasi atau pengamatan.

Cara Memanfaatkan Data di Placement

Nanti, melalui pengamatan yang dilakukan ini, saya bisa manfaatkan untuk merubah atau menyesuaikan bid-nya. Misalnya, saya melakukan observasi di beberapa website atau placement. Lalu, saya lihat di beberapa placement ada yang performance-nya bagus dan jelek.

Untuk yang performance-nya bagus, ini bisa saya naikkan bid-nya. Dan yang jelek bisa saya turunkan bid-nya. Ketika saya lihat juga ada placement yang bagus, itu bisa kita gunakan atau jadikan ide untuk membuat Ad group yang baru.

Hasilnya juga tergantung dengan observation yang dipilih. Kalau Topics, tentunya nanti kita jadi tahu ternyata ada topik-topik yang bagus. Dan kita bisa gunakan di Ad group yang terpisah. Kita buat Ad group baru yaitu Ad grouptopics” untuk memasukkan topik-topik yang memang sudah terbukti bagus di sini.

Sehingga bukan hanya sekedar bisa menyesuaikan bid saja. Tapi, ketika sudah dipisahkan di Ad group yang lain, berarti kita sudah bisa membuat offer, ad copy dan juga landing page yang berbeda. Jadi, bisa lebih fleksibel untuk dikembangkan ke sana.

Observasi ini datanya hanya akan muncul ketika ada hubungannya dengan Targeting. Misalnya Targeting ini sudah menghasilkan data dan sudah bisa kita bayangkan bahwa ini akan menghasilkan data tayangan, klik, dan lain-lain. Kemudian, data yang ada di Targeting itu di dalamnya ada placement renrasedoya.com, nah kan itu ada hubungannya. Ketika itu ada hubungannya, maka akan dimunculkan data di placement ini.

Kalau misalnya iklannya muncul atau tayang, tapi ternyata tidak tayang di placement yang ada di sini, berarti data yang ada di placement ini nol. Karena munculnya bukan di placement-placement yang ada di sini atau yang sedang diobservasi.

Jadi, caranya seperti itu. Kita bisa menambahkan Targeting atau Observation.

Cara Mengecek Hasil Observasi

Kalau sudah selesai, untuk mengecek hasil observasinya, bisa dicek dengan cara:

  1. Klik menu Afinity
  2. Klik Content > Placements (pilih sesuai dengan observasi yang dipilih sebelumnya)
  3. Akan muncul daftar URL website yang sebelumnya dimasukkan.

Karena ini merupakan sebuah observasi, kita dapat melihat tulisan “The placements in this ad group are set to observation” pada bagian atas tabel.

Cara Mengubah Bid Melalui Placement

Selain itu, kita juga dapat mengubah isi kolom pada tabel dengan cara:

Klik icon Columns

  1. Klik Attributes
  2. Centang Bid adj. dan Targeting setting
  3. Klik Apply

Kita dapat melihat, pada bagian kolom Targeting setting-nya, berisi Observation. Jadi, ini tidak akan mempengaruhi penargetan Afinity-nya. Tapi, kita bisa ubah bid-nya. Misalnya, kita lihat hasil performance-nya bagus. Cara mengubah bid-nya adalah seperti berikut:

  1. Klik tanda icon pensil yang ada di kolom Bid adj.
  2. Pilih Increase
  3. Masukkan nilai persentase-nya (di sini saya masukkan 15%)
  4. Klik Save

Atau sebaliknya kalau ada yang jelek, bisa juga bid-nya kita pilih yang Decrease.

Sebagai catatan, untuk Demographics dan Keywords, itu tidak bisa kita observasi. Jadi teman-teman itu gampangnya tinggal melihat saja pilihan yang tadi ada pada Ad Groups Targeting. Kalau misalnya di sini ada campaign atau ad group “topics”, tentunya pada bagian Targeting dan Observation, pilihannya akan menyesuaikan.

Hanya saja, biasanya yang kita gunakan untuk Targeting atau mempersempit, itu pada Ad group yang memang cukup luas cakupannya. Misalnya, pada audience. Audience ya tentunya luas. Jadi, ini bisa kita persempit. Atau topic. Topic juga luas, jadi bisa kita persempit.

Mudah-mudahan bisa clear ya penjelasannya. Jadi, teman-teman bisa coba beberapa penargetan, khususnya penargetan yang luas seperti Afinity.

Pokoknya Afinity, In Market dan Topic itu umum atau bisa juga dipersempit. Bisa coba dengan Keywords misalnya dan juga teman-teman tes Observation sehingga punya informasi yang lebih jelas lagi. Kita bisa monitor beberapa kriteria tertentu dan nantinya bisa digunakan Bid adj. atau mendapatkan ide baru untuk diterapkan di Ad group baru.

Sekian saja, sampai jumpa di materi lainnya.

Leave a Comment

%d bloggers like this: