Cara Install Google Analytics 4

Video Transcript:

Halo semuanya, kembali lagi dengan saya Renra Sedoya. Di video kali ini, saya akan membahas cara install Google Analytics. Buat teman-teman yang belum pernah membuat akun Google Analytics, bisa langsung kunjungi saja websitenya di analytics.google.com atau ketikkan di Google, “Google Anaytics”. Nah, nanti tinggal masuk saja ke website-nya, lalu sign in dengan akun gmailnya.

Tapi, untuk kamu yang sudah pernah membuat akun Google Analytics, mungkin sebelumnya masih menggunakan universal analytics dan sekarang kita mau coba buat yang Google Analytics 4.

Membuat Akun dan Properti
  1. Masuk ke menu Admin (icon gear).
  2. Pada bagian tab Admin, klik pada tombol + Create Account.
  3. Pada kolom Account Name bisa masukkan nama sendiri atau nama company.
  4. Klik tombol Next.
  5. Pada kolom Property Name, bisa masukkan nama website.
  6. Pada bagian Reporting Time Zone, pilih Indonesia.
  7. Pada bagian Currency, pilih Indonesian Rupiah.
  8. Klik tombol Next.
  9. Pada bagian Business Information ini, kamu tinggal isi sesuai dengan bisnis atau website yang dijalankan.
  10. Klik tombol Create.
  11. Akan muncul pop up Google Analytics Terms of Service Agreement, centang dan klik tombol I Accept.

Dengan kita menyelesaikan proses tadi, kita sudah membuat 1 properti yang akan kita gunakan untuk website dalam sebuah akun. Kalau kita ingin membuat properti baru di akun yang sudah dibuat tadi, kita bisa langsung klik pada tombol Create Property.

Membuat Data Stream

Ketika kita sudah selesai membuat properti, kita akan langsung diarahkan ke menu Data Stream dan ada 3 pilihan platform. Jadi, pada Google Analytics versi 4 ini, kita bisa gunakan bukan hanya untuk website saja. Tapi, kita juga bisa gunakan untuk aplikasi android atau pun iOS. Sebagai contoh, di sini saya akan membuat yang website, klik tombol Web.

Pada kolom Website URL, masukkan domain websitenya. Dan pada bagian Stream Name bisa masukkan nama website atau disamakan seperti kolom sebelumnya (domain website) juga bisa.

Pada bagian bawahnya, ada Enhanced measurement. Biarkan saja seperti default-nya. Jadi tetap aktif. Dengan fitur ini kita akan bisa mengukur beberapa event secara otomatis. Default-nya ada 6 event yang bisa kita ukur tanpa harus melakukan pengaturan secara manual lagi. Di antaranya:

  • Page views
  • Scroll
  • Outbound clicks
  • Site search
  • Video engagement
  • File downloads

Untuk melihat detail dari masing-masing event, bisa klik pada icon gear yang berada di sebelah kanannya. Kalau tidak membutuhkan atau tidak ingin menggunakannya, kita bisa nonaktifkan. Atau kalau ingin menambahkan beberapa detail, bisa klik pada bagian Show advanced settings.

Kalau sudah selesai, klik tombol Create Stream.

Nanti kita akan mendapatkan Measurement ID. Ini yang akan kita gunakan untuk melakukan pelacakan khususnya kalau kita menggunakan Google Tag Manager.

Ada 2 cara yang bisa digunakan untuk menginstal Google Analytics 4:

Global site tag

Jadi Global site tag ini, kita diberikan script, lalu bisa kita copy dan paste di bagian head dari website kita. Kalau saya contohkan ini tinggal di-copy.

Untuk kamu yang menggunakan WordPress, bisa menggunakan plugin bernama Insert Headers and Footers. Ini bisa diinstal, nanti akan ada di menu Settings > Insert Headers and Footers. Paste script yang tadi di kolom Script in Header. Klik tombol Save.

Google Tag Manager

Saya sarankan lebih baik menggunakan Google Tag Manager saja. Karena akan banyak fitur dan lebih fleksibel. Kalau kita menggunakan  Google Tag Manager, yang harus dilakukan adalah membuat akun di Google Tag Manager.

Cara Membuat Akun Google Tag Manager
  1. Akses tagmanager.google.com.
  2. Klik tombol Create Account.
  3. Pada kolom Account Name, bisa masukkan nama sendiri atau nama company.
  4. Pada bagian Country, pilih Indonesia.
  5. Pada kolom Container Name, masukkan nama domain website.
  6. Pilih jenis platform-nya. (di sini saya pilih Web).
  7. Klik tombol Create.

Setelah selesai kita buat akun Google Tag Manager, di sini kita diberikan 2 script yang harus dipasang di bagian head dan body. Copy masing-masing script dan paste di kolom Insert Headers and Footers yang ada di websitemu. Jangan lupa untuk save.

Cara Menginstal Google Analytics via Google Tag Manager

Kembali lagi ke Data Stream Google Analytics.

  1. Pada tab Admin klik menu Data Stream yang ada di bagian Property.
  2. Klik Data Stream yang sebelumnya sudah pernah dibuat.
  3. Copy Measurement ID.
  4. Masuk kembali ke Google Tag Manager.
  5. Klik menu Tags.
  6. Klik tombol New.
  7. Klik Tag Configuration.
  8. Nanti akan muncul banyak pilihan, klik Google Analytics yang sebelumnya sudah dibuat.
  9. Pada kolom Measurement ID, paste Measurement ID yang sebelumnya sudah di-copy.
  10. Pada bagian Triggering, pilih All Pages.
  11. Jangan lupa untuk memberi nama konfigurasinya di bagian kiri atas.
  12. Klik tombol Save.
  13. Kalau sudah semuanya, klik tombol Submit yang ada di pojok kanan atas.
  14. Pada kolom Version Name, masukkan nama seperti yang di konfigurasi.
  15. Klik tombol Publish.

Selesai! Sekarang kita sudah berhasil memasang Google Analytics di website kita tapi melalui Google Tag Manager.

Cara Mengecek Website Sudah Berhasil Terhubung dengan Google Analytics

Di Google Tag Manager

  1. Klik Preview.
  2. Pada bagian Your Website’s URL, masukkan domain websitenya.
  3. Klik tombol Connect.
  4. Akan muncul pop up websitemu.
  5. Perhatikan pada bagian atas kiri Google Tag Manager. Jika ada tulisan Connected berarti sudah benar cara pemasangan Google Tag Managernya di website.
  6. Klik menu Container Loaded.
  7. Klik pada bagian Tags Fired. Jika ada tulisan Fired dan Succeeded berarti sudah aktif.

Kita juga bisa melakukan Debbuging di Google Analytics. Untuk melihatnya seperti ini:

  1. Install extension Google Analytics Debbuger.
  2. Aktifkan.
  3. Klik menu Configure.
  4. Klik DebugView.
  5. Akan muncul event-event yang sudah Google buat. (detail lihat di video menit ke 16:09

Dengan menggunakan extension Google Analytics Debbuger, apa yang kita lakukan di website kita, kita akan melihat event-nya di bagian DebugView.

Kalau sudah dites dan di-bug seperti ini, berarti sudah benar dan berhasil menginstal Google Analytics di website kita.

Oke, mungkin seperti itu saja dulu. Teman-teman bisa praktekkan video ini. Kalau ada yang kurang mengerti bisa komentar di video tersebut atau bisa email ke saya di renrasedoya@gmail.com.

Nanti di video lainnya saya akan coba jelaskan beberapa hal yang lebih luas tentang Google Analytics versi 4 ini. Terima kasih, sampai jumpa di video lainnya. Thank you.

Leave a Comment

%d bloggers like this: