Dari pengalaman saya di Digimaya, banyak bisnis yang mengalami masalah ini, terutama mereka yang mempromosikan software, aplikasi, atau ekstensi browser. Saya sering melihat kasus di mana iklan mereka ditolak hanya karena hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dihindari. Jadi, supaya kamu tidak mengalami hal yang sama, saya akan jelaskan cara mengatasinya dengan pendekatan yang mudah dipahami.
Kenapa Google Menolak Iklan?
Menurut kebijakan Google, iklan yang mengarah ke software atau aplikasi harus memberikan pengalaman positif bagi pengguna. Artinya, tidak boleh ada unsur yang menyesatkan, mengganggu, apalagi membahayakan. Beberapa kondisi yang bisa jadi penyebab iklan ditolak dengan alasan unwanted software:
- Deskripsi produk yang tidak jelas: Iklan atau web tidak menjelaskan fungsi software ini sebenarnya apa.
- Instalasi tanpa izin: Software yang terinstal secara diam-diam atau ikut dengan program lain tanpa izin.
- Tidak transparan soal fungsi utama: Apa saja yang dilakukan software ini? semuanya harus dideskripsikan dengan detail. Jika tidak dijelaskan dengan jujur, siap-siap kena disapproval.
- Mengubah sistem tanpa izin: Misalnya, mengubah pengaturan browser tanpa sepengetahuan pengguna.
- Sulit dihapus: Jika softwarenya susah di-uninstall, ini bisa jadi masalah besar.
- Mengumpulkan data pribadi tanpa izin: Ini yang paling sensitif. Jika ada data yang dikumpulkan tanpa persetujuan pengguna, Google tidak akan main-main dan akan menindak dengan tegas!.
Bagaimana Cara Memperbaikinya?
Dari pengalaman saya menangani berbagai campaign klien di Digimaya, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki masalah ini.
1. Perbaiki Iklan dan Landing Page
- Pastikan di teks iklan kamu menyebutkan dengan jelas apakah produkmu adalah aplikasi, software, atau ekstensi browser.
- Tambahkan satu baris deskripsi yang jelas tentang fungsi utama produk tersebut.
- Di landing page, jangan lupa menjelaskan:
✅ Software ini digunakan untuk apa?
✅ Apa dampaknya jika diinstal? (misalnya, apakah akan mengubah pengaturan browser?)
✅ Sertakan Terms of Service (ToS) dan End User License Agreement (EULA) agar pengguna tahu hak dan kewajibannya.
✅ Hindari istilah yang berlebihan atau menyesatkan. Transparansi adalah kuncinya!
2. Pastikan Instalasi Tidak Bermasalah
- Jangan sekali-kali menyembunyikan software lain dalam proses instalasi (bundling tanpa izin pengguna adalah pelanggaran berat!).
- Jika software tersebut mengubah pengaturan sistem atau browser, wajib ada notifikasi yang mudah dipahami.
- Pastikan pengguna bisa menghapus software dengan mudah tanpa dipersulit.
3. Ajukan Banding ke Google
Jika kamu sudah melakukan perbaikan, langkah berikutnya adalah mengajukan banding di Google Ads.
Oh iya, jika saat ini kamu punya masalah dengan iklan yang ditolak dan butuh bantuan lebih lanjut, coba hubungi tim Digimaya! Kita siap bantu.