Dulu, saya sering menemui klien di Digimaya yang kebingungan karena iklan mereka ditolak dengan alasan Unfair Advantage. Banyak yang bertanya, “Loh Kok bisa? Bukannya kita sah-sah saja pasang iklan untuk produk atau layanan kita sendiri?” Nah, kalau kamu pernah mengalami hal yang sama, mari kita bahas tuntas di artikel ini!
Btw, apa sih Unfair Advantage itu?
Singkatnya, Google tidak mengizinkan pengiklan memanfaatkan jaringannya untuk mendapatkan keuntungan tidak adil dalam proses lelang iklan. Maksudnya bagaimana? Berikut beberapa skenario yang bisa membuat iklanmu ditolak:
SKENARIO 1: Menjalankan beberapa akun untuk menampilkan iklan dengan konten yang sama atau mirip pada pencarian yang serupa. Jadi, kalau kamu punya beberapa akun Google Ads yang menayangkan iklan untuk produk atau layanan yang sama, bisa-bisa dianggap mencoba mendominasi hasil pencarian dengan cara yang tidak adil. WALAUPUN, praktek kayak gini banyak juga yang diabaikan oleh Google sih hehe.
SKENARIO 2: Melanggar aturan program afiliasi. Misalnya, jika kamu beriklan untuk produk afiliasi tetapi melanggar kebijakan dari program afiliasi yang bersangkutan, iklanmu bisa ditolak.
SKENARIO 3: Menayangkan lebih dari satu iklan dalam waktu bersamaan untuk bisnis yang sama. Ini sering terjadi pada bisnis yang memiliki beberapa akun dan mencoba muncul lebih dari satu kali di halaman pencarian yang sama. Ini mirip dengan skenario 1 ya.
Google ingin memastikan bahwa setiap pengiklan bersaing secara adil dan tidak ada yang mencoba menguasai seluruh ruang iklan dengan taktik “curang”.
Bagaimana Cara Menghindari Pelanggaran Ini?
Dari pengalaman saya menangani campaign di Digimaya, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghindari disapproval karena Unfair Advantage:
Gunakan Satu Akun untuk Satu Bisnis.
Jika kamu memiliki beberapa akun Google Ads yang mempromosikan bisnis yang sama dengan iklan yang serupa, sebaiknya satukan ke dalam satu akun saja. Ini akan membantu menghindari deteksi sebagai pelanggaran Unfair Advantage.
Hindari Duplikasi Iklan
Jangan membuat beberapa iklan yang sangat mirip dan menjalankannya dari akun yang berbeda. Google bisa mendeteksinya dan menganggapnya sebagai upaya untuk menguasai lelang iklan.
Pastikan Web yang Dipromosikan Berbeda
Jika kamu memiliki beberapa web yang berhubungan dengan bisnis yang sama, pastikan masing-masing memberikan nilai yang berbeda bagi pengguna. Misalnya, jangan sekadar menduplikasi produk dan harga di beberapa web tanpa ada perbedaan yang jelas.
Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Kata kunci dalam campaign harus sesuai dengan search intent. Jangan asal menargetkan kata kunci hanya untuk tampil lebih sering tanpa mempertimbangkan relevansi.
Apa yang Terjadi Jika Kamu Melanggar Kebijakan Ini?
Google tidak akan langsung menangguhkan akunmu. Jika melanggar kebijakan ini, biasanya sih kamu akan mendapatkan peringatan minimal 7 hari sebelum ada tindakan lebih lanjut. Jadi, kalau iklanmu tiba-tiba ditolak dengan alasan Unfair Advantage, manfaatkan waktu ini untuk melakukan perbaikan dan mengajukan banding.
Kesimpulan
Menurut saya, memahami kebijakan Google Ads seperti ini sangat penting agar campaign berjalan lancar tanpa hambatan. Selama ini, banyak bisnis yang tidak menyadari bahwa mereka melanggar aturan hanya karena ingin mendapatkan lebih banyak eksposur. Tapi sekarang, kamu sudah tahu bahwa Google ingin persaingan yang sehat di dalam platformnya. Jadi, pastikan campaign-mu sudah sesuai dengan kebijakan agar tidak terkena disapproval!