Berikut beberapa hal penting yang sudah saya rangkum mengenai smart bidding:

  • Smart bidding adalah bidding strategy yang fokus mengoptimasi conversion atau conversion value.
  • Bidding strategy yang termasuk smart bidding yaitu Target CPA, Target ROAS, Maximize Conversion, dan Enhance CPC (ECPC).
  • Smart bidding menggunakan machine learning untuk menentukan bid yang tepat pada proses auction.
  • Untuk menggunakan smart bidding, anda harus memasang conversion tracking terlebih dahulu. Kecuali anda menggunakan ECPC pada display campaign. Baca: Cara memasang Google Ads conversion tracking menggunakan Google Tag Manager.
  • Smart bidding menggunakan banyak faktor dalam menentukan bid.

Berikut faktor-faktor yang digunakan oleh automated bidding (termasuk smart bidding) dalam menentukan bid:

1. Device

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan device yang digunakan oleh masing-masing orang. Misalnya: pada campaign bengkel mobil, bid mungkin akan otomatis dinaikan saat orang tersebut sedang mencari bengkel mobil di perangkat mobilenya, karena sistem bisa memprediksi orang tersebut kemungkinan akan melakukan booking jadwal untuk service pada perangkat mobilenya.

2. Physical location

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan lokasi yang spesifik walaupun targeting location yang digunakan pada campaign tidak spesifik. Misalnya: pada campaign tempat wisata di Bandung. Bid mungkin akan otomatis dinaikan khususnya untuk orang yang tinggal di Jakarta, walaupun target location yang anda gunakan adalah Indonesia. Itu disebabkan karena sistem bisa memprediksi orang yang tinggal di Jakarta kemungkinannya lebih besar untuk booking tempat wisata di Bandung.

3. Weekday & time of day

Sistem dapat mengoptimasi bid berdasarkan hari dan waktu. Misalnya: pada campaign restoran. Bid mungkin akan otomatis dinaikan pada hari kamis atau jumat malam karena sistem memprediksi di waktu tersebut banyak orang akan reservasi untuk datang ke restoran di hari sabtu & minggu.

Pola yang sama juga berlaku pada faktor-faktor lainnya seperti location intent, remarketing list, ad characteristics, interface language, browser, operating system, demographics, actual search query, search network partner, web placement, site behavior, product attributes, dll.

Intinya adalah sistem yang digunakan pada automated bidding (termasuk smart bidding) memiliki dan memahami data dari setiap user, sehingga punya kemampuan dalam menentukan bid yang tepat untuk mencapai goal yang anda inginkan.

Sekian dulu, semoga bermanfaat ya 🙂