Di Google Ads, ada banyak hal yang harus kita pantau dan optimasi, seperti performa campaign, keyword, audiens, dan sebagainya. Hal ini akan menjadi lebih mudah jika ada otomatisasinya, bukan? Nah, di Google Ads ada fitur untuk menjalankan perintah secara otomatis tanpa harus melakukannya secara manual, yaitu dengan menggunakan Scripts.
Tapi, apa sih Scripts di Google Ads itu? Bagaimana cara menggunakannya agar iklan dapat bekerja dengan maksimal? Yuk, mari kita bahas bersama mengenai fitur Scripts di Google Ads ini!
Apa Itu Scripts Google Ads?
Scripts Google Ads adalah kode yang dapat kita gunakan untuk mengotomatisasi berbagai macam hal di akun Google Ads. Memangnya bisa buat apa saja? Dengan script ini, kita bisa:
- Menarik data campaign secara otomatis
- Membuat atau mengedit campaign tanpa harus klik satu per satu
- Mengelola ad group dan keyword lebih cepat
- Mengoptimalkan strategi bidding
- Dan masih banyak lagi!
Jika biasanya kita mengecek performa keyword satu per satu dalam dashboard Google Ads. Nah, dengan menggunakan fitur ini, semua data dapat langsung ditarik ke spreadsheet dalam waktu yang lebih cepat! Sangat mempermudah dan menghemat waktu kita, bukan?
Cara Menggunakan Scripts Google Ads
Agar lebih jelas lagi, kita langsung praktekkan saja yuk cara menggunakan scripts di Google Ads untuk menarik data search term dari campaign Performance Max ke dalam Google Spreadsheet:
1. Masuk ke Menu Scripts di Google Ads
- Buka akun Google Ads
- Klik menu Tools > Bulk actions > Scripts
- Klik tombol Plus (+) > New script untuk membuat script baru
2. Tambahkan dan Edit Script
- Copy script yang sudah disediakan
- Paste di halaman New script
- Beri nama script di kolom Script name
3. Siapkan Google Spreadsheet
- Buat file spreadsheet baru di Google Drive
- Beri nama file sesuai keinginan
- Copy URL spreadsheet tersebut
4. Edit Script dengan URL Spreadsheet
- Masukkan URL spreadsheet di baris ke-5 script (SHEET_URL)
- Tentukan jumlah hari data yang ingin diambil (NUM_DAYS) di baris ke-6
- Tentukan jumlah klik minimal (MIN_CLICKS) di baris ke-7
5. Jalankan Script
- Klik Save
- Klik Run untuk menjalankan script
- Pilih Run without preview
- Klik Authorize dan izinkan akses ke akun Google Ads
- Klik Run lagi
Proses ini biasanya akan memakan waktu sesuai dengan jumlah data search term-nya. Setelah proses selesai, status akan berubah menjadi Finished successfully. Artinya, script berhasil menarik data search term ke spreadsheet yang dibuat.
Cek Data Search Term di Spreadsheet
Dalam file spreadsheet yang sebelumnya dibuat, nanti kita akan menemukan dua tab, yaitu Categories dan Terms yang akan berisi semua data search term dari campaign performance max. Data yang muncul di sini, dapat kita gunakan untuk:
- Search term relevan: Target keyword untuk campaign search atau digunakan untuk membuat custom audience
- Search term tidak relevan: Dimasukkan ke daftar negative keywords agar iklan tidak muncul di pencarian yang tidak sesuai
Cara Menambahkan Negative Keywords di Google Ads
Untuk yang belum tahu, negative keywords adalah kata kunci yang ingin kita hindari agar iklan tidak muncul di pencarian yang tidak relevan. Ini sangat penting karena dapat membantu kita untuk menghindari pemborosan budget.
Berikut cara menambahkan negative keywords di Google Ads:
- Masuk ke menu Admin > Account settings
- Klik Negative Keywords
- Klik tombol Plus (+)
- Tambahkan kata kunci yang ingin diblokir
- Simpan perubahan
Dengan menambahkan negative keywords, iklan akan menjadi lebih tepat sasaran dan budget pun menjadi lebih efektif.
Kesimpulan
Scripts Google Ads adalah fitur powerful yang dapat membantu kita untuk mengelola campaign agar menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan memanfaatkan scripts, kita dapat secara otomatis menarik data search term, menganalisis keyword yang relevan, dan mengoptimalkan campaign dengan lebih praktis.
Semoga Tips Maksimalkan Iklan dengan Scripts Google Ads ini bermanfaat ya! Sampai jumpa di artikel Google Ads yang selanjutnya 🙂