Cara Membuat Campaign Lewat Google Ads Editor

Video Transcript:

Di video ini kita masih membahas seputar Google Ads Editor. Jadi, masih ada kaitannya dengan video sebelumnya. Di video sebelumnya, saya sudah menjelaskan bagaimana cara download dan install Google Ads Editor. Lalu, ada penjelasan mengenai benefitnya ketika kita menggunakan tools ini. Dan juga sedikit contoh penerapannya.

Jadi, sekarang kita akan coba lebih detail lagi. Bagaimana kita membuat campaign dari awal benar-benar kita buatnya di Google Ads Editor. Jadi teman-teman bisa lebih paham untuk menggunakan tools ini.

Sekarang saya mau coba cari dulu contoh produk yang akan kita kerjakan. Jadi, kita coba random aja. Saya ga ada materi atau data yang saya siapkan. Jadi, nanti kita coba sambil berjalan saja kita cari idenya.

Kita coba lihat saja di Tokopedia. Di sini saya coba kunjungi dulu website Tokopedia. Kita coba lihat. Mungkin kita coba praktekkan untuk produk kamera saja ya.

Jadi skenarionya kita akan membuat campaign untuk beberapa merek kamera. Mungkin kita ambil 3 saja ya. Nikon, Sony sama Canon.

Nah, sebelumnya di sini yang akan saya gunakan lagi toolsnya:

  • Google Ads Editor
  • Excel/Google Sheet (untuk membuat plan keywordnya)

Nanti keywordnya akan saya masukkan ke Excel dan tinggal copy paste saja ke Google Ads Editor. Jadi, ketika saya post atau publish datanya, nanti saya akan publish ke akun yang kemarin kita coba di video sebelumnya, yang campaignnya “master 2” ini.

Ini masih saya tarik datanya. Masih sama. Jadi, teman-teman kalau masih bingung kenapa sudah ada seperti ini, coba lihat saja dulu materi yang sebelumnya. Pastikan semuanya lihat lagi materi sebelumnya agar lebih sesuai lihat materi yang ini.

Kita coba balik lagi ke Tokopedia. Kita sekarang sudah tahu nanti ada 3 merek kamera, tapi kita coba buat dalam 1 campaign aja. Jadi, untuk masing-masing merek kita buat Ad Group saja.

Cara Membuat Campaign Secara Manual di Google Ads Editor

Di sini, untuk membuat campaign, caranya adalah:

  1. Klik Campaigns yang berada di bagian Manage.
  2. Klik tombol “+ Add campaign“.
  3. Isi kolom Campaign name dengan nama campaign yang kamu inginkan.
  4. Tentukan budget dengan mengisi kolom Budget (IDR).
  5. Pilih Bid Strategy-nya.
  6. Pilih Campaign type.
  7. Pilih Enable di “Include Search Network“.
  8. Jika ingin fokus di Google saja, pilih Disable untuk “Include search partners” dan “Include Display Network“.
  9. Atur tanggalnya di bagian Start date dan End date.
  10. Pilih bahasanya di kolom Language.
  11. Pilih Location Targeting jika memang ada lokasi yang kamu targetkan.

Untuk sementara pengaturannya seperti itu saja. Sekarang kita sudah punya 1 campaign yang bernama “Kamera”. Dan setelah ini kita akan membuat Ad Groupnya.

Cara Membuat Ad Group di Google Ads Editor

Caranya sama seperti cara membuat campaign. Untuk membuat Ad group langkah-langkahnya adalah:

  1. Klik Ad Groups yang berada di bagian Manage.
  2. Klik tombol “+ Add ad group“.
  3. Isi kolom Ad group name dengan nama Ad group sesuai dengan campaign yang sebelumnya.
  4. Tentukan max CPC dengan mengisi kolom Default max CPC (IDR).

Untuk Ad group seperti ini saja. Dan untuk membuat Ad group lainnya dengan isi yang serupa, kita bisa langsung duplikat hasil Ad group yang sebelumnya dibuat. Cara duplikatnya adalah hanya dengan:

  1. Pilih Ad group yang akan diduplikat.
  2. Klik shortcut Ctrl+C pada keyboard.
  3. Dan klik shortcut Ctrl+V.
  4. Ubah namanya menjadi nama Ad group lain.
  5. Lakukan hal yang sama untuk Ad group berikutnya.

Jadi, di sini kita sudah punya 1 Campaign dan 3 Ad group. (Campaign Kamera, Ad group: Nikon, Canon dan Sony)

Sekarang kita akan mencoba untuk riset keyword terlebih dahulu dengan menerapkannya pada Keyword Mapping.

Cara Membuat Keyword Mapping

  1. Buka aplikasi Google Sheet.
  2. Buat kolom “Campaign, Ad group dan Keyword”.
  3. Isi baris pertama Campaign dengan Kamera.
  4. Isi baris pertama Ad group dengan Nikon.
  5. Isi kolom Keywords dengan kata kunci.

Tips:

Agar lebih cepat, kita bisa menggunakan tool bernama keywordtool.io
Ketikkan “kamera nikon” pada kolom pencarian di website keywordtool.io

Saya akan asumsikan saja semua keyword yang muncul di halaman ini sudah sesuai. Karena ini hanya contoh, jadi kita tidak bicara “Ini keywordnya potensial tidak ya?” dan saya akan memilih semua keyword. Dan ini ada sekitar 298 keyword.

Sebelum saya masukkan keywordnya di Google Sheet, teman-teman bisa gunakan tool “Keyword Mixer” yang ada di website saya atau bisa klik langsung melalui link renrasedoya.com/keyword-mixer.

Di sini kita akan langsung menentukan match type-nya itu modifier saja. Lalu paste semua keyword yang sebelumnya diambil melalui keywordtool.io ke bagian Buyer keyword dan klik tombol “Mix!”.

Copy semua hasilnya dan paste di bagian kolom Keyword yang ada di Google Sheet. Jika muncul tulisan ERROR, teman-teman bisa gunakan tools “Append String” yang bisa teman-teman cari di Google.

Di sini saya menggunkan website toolsvoid.com/append-string. Pada pilihan pertama, pilih “Begin of each line”. Untuk kolom kedua isi dengan tanda petik 1 (“). Dan pada bagian textarea, teman-teman bisa paste semua keyword yang sebelumnya. Jika sudah, copy hasilnya dan masukkan kembali ke kolom Keyword yang ada di Google Sheet.

Untuk smeua keyword ini sudah jelas kita akan masukkan ke dalam Ad group Nikon dan Campaign Kamera. Jadi isi baian kolom yang kosong dengan nama Campaign dan Ad Group yang sama.

Setelah selesai, kita langsung ke bagian yang Ad group kedua dan ketiga yaitu “Canon” dan “Sony”. Untuk cara mengisinya sama seperti sebelumnya ya, dimulai dari riset keyword melalui keywordtool.io dan ikuti langkah-langkah berikutnya hingga memasukkan keyword yang di dapat ke dalam Google Sheet.

Tips:

Untuk teman-teman yang benar-benar research keyword, tidak harus selalu gunakan keywordtool.io karena di sini bisa kita lihat ada banyak data yang tidak bisa kita lihat karena memang tools ini sebenarnya berbayar. Teman-teman bisa gunakan Keyword Planner yang sudah disediakan Google.

Sekarang kalau kita lihat kita sudah punya 1 campaign, 3 ad group dan 969 keyword. Coba teman-teman bayangkan jika kita harus memasukkannya 1 per 1 pasti akan memakan waktu yang lama apalagi jika campaign dan ad group-nya banyak.

Cara Memasukkan Semua Keyword di Excel atau Google Sheet ke Google Ads Editor

  1. Blok semua kolom yang terisi.
  2. Ketik shortcut Ctrl+C di keyboard.
  3. Buka Google Ads Editor.
  4. Klik menu Keywords yang berada di bagian Manage.
  5. Klik tombol Make multiple changes.
  6. Klik tulisan Paste from clipboard.
  7. Pastikan kembali isi kolomnya.
  8. Pada bagian Destinations, pilih “My data includes columns for campaigns and/or ad groups“.
  9. Klik tombol Process.
  10. Klik tombol Finish and review changes jika total keyword sudah benar.
  11. Klik tulisan Keep.

Cara Publish Campaign Melalui Google Ads Editor

  1. Klik tombol Post yang berada di pojok kanan atas.
  2. Pada pilihan Post changes in pilih All campaigns.
  3. Klik tombol Post.
  4. Perhatikan pada bagian kolom Posted. Jika berhasil, isi kolom akan menjadi warna hijau.
  5. Klik tombol Close.

Untuk memastikan benar sudah terpublish atau belum, teman-teman bisa mengakses halaman dashboard Google Ads. Dan lihat nama campaign yang sudah ada di bagian menu sebelah kiri. Setelah ini teman-teman bisa mengecek kembali dan melihat keseluruhan setting campaigns, ad group dan keywordnya juga. Dan selesai!

Jika sudah terbiasa dengan Google Ads Editor, pasti proses pembuatan campaign akan jauh lebih cepat. Apalagi kalau kondisinya kita membuat campaign dalam jumlah yang banyak dengan pola yang sama.

Semoga tutorial ini bermanfaat. Terima kasih.

Transcript ini ditulis oleh Aulia, jika terdapat ketidaksesuaian antara video dan transcript, beritahu kami pada kolom komentar. Terima kasih.

Leave a Comment