Dengan menggunakan target CPA (Cost Per Acquisition), Google akan membantu anda untuk mendapatkan konversi sebanyak mungkin sesuai dengan biaya per konversi yang anda inginkan. Target CPA merupakan smart bidding (selain Target ROAS, Maximize Conversions, dan Enhanced CPC) yang mana menggunakan machine learning untuk menentukan bid yang tepat pada setiap proses auction.

Anda mungkin perlu menggunakan target CPA jika:

  • Tujuan anda beriklan untuk mendapatkan konversi (lead / sales / mobile app download).
  • Ingin mendapatkan konversi sebanyak mungkin sesuai dengan biaya per konversi yang anda harapkan.
  • Memaksimalkan profit dari campaign Google Ads anda.

Anda seharusnya bisa menggunakan target CPA jika:

  • Sudah memasang conversion tracking.
  • Campaign (Search) tersebut paling tidak sudah memiliki 15 konversi dalam 1 bulan terakhir (kalau punya 50 konversi dalam 1 bulan terakhir akan lebih baik).
  • Mendapat rekomendasi dari Google untuk menggunakan target CPA.

Perlu dipertimbangkan:

  • Menentukan nilai target CPA diawal setidaknya sama dengan nilai rata-rata biaya per konversi selama 1 bulan terakhir atau sesuai rekomendasi yang Google berikan.
  • Berikan waktu untuk fase pembelajaran selama 1 hingga 2 minggu sebelum menurunkan nilai target CPA anda.
  • Menggunakan campaign experiment untuk melakukan A/B testing.
  • Saat menggunakan target CPA, budget yang disarankan adalah 10x lipat dari target CPA.

Baca juga artikel lainnya ya...

Profil Penulis

Hai saya . Google Product Expert dan Top Contributor of Google Ads Community sejak 2017. Founder Komunitas Google Ads Indonesia dengan member aktif lebih dari 1500.