Akun Saya Ditangguhkan? Bisakah Refund?

Halo teman-teman, Renra Sedoya di sini. Selamat datang di podcast pertama saya. Podcast yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Google Ads.

Nah, pertanyaan kali ini datang dari Nugraha. Saya akan coba bacakan dulu pertanyaannya. Pertanyaannya ini tentang pengembalian dana atau refund.

Jadi, ada yang saya mau pertanyakan tentang pengembalian dana. Kasusnya adalah saya baru buat Ads, sudah saya set semuanya dan sudah saya lanjut ke pembayaran dengan transfer uangnya. Pas besoknya, uang sudah masuk ke dalam akun. Kemudian, akun saya ditangguhkan dengan alasan pembayaran yang mencurigakan.

Nah, ini sebenarnya yang cukup menyakitkan ya kalau ketemu kasus seperti ini. Oke, di sini ada lanjutannya lagi “Saya tidak paham atas kondisi ini dan saya butuh penjelasan yang detail tentang alasan kenapa akun saya ditangguhkan? Judulnya pembayaran mencurigakan. Soalnya saya tidak paham. Kemudian saya ingin uang saya dikembalikan. Mohon bantuannya. Gimana cara uangnya agar bisa dikembalkan?

Kalau kita recap dulu, mas Nugraha ini mengalami akun yang ditangguhkan dengan alasan pembayaran mencurigakan. Dia pakai metode pembayarannya yaitu transfer. Dan dia ingin bagaimana uang yang sudah masuk ke akun itu bisa dikembalikan atau di-refund.

Beberapa Alasan Akun Google Ads Ditangguhkan

Nah, perlu kita ketahui bahwa kondisi seperti ini memang bisa saja terjadi oleh siapa pun. Kalau berdasarkan pengalaman saya, biasanya teman-teman yang memang baru mulai, yang akunnya mungkin belum pernah dipakai sebelumnya, baru, atau juga sekarang itu banyak fenomena jual beli akun. Ini juga yang perlu hati-hati. Karena ketidaktahuan hingga akhirnya terjerumus pada cara yang menyesatkan.

Tapi, sebagian juga ada yang memang karena ketidaktahuan, misalnya dia menggunakan pembayaran yang identitas pembayarannya berbeda dengan profil di akunnya. Bisa seperti itu. Karena pada prinsipnya, pembayaran yang mencurigakan pada kasus suspend ini, Google melihat ada keanehhan yang patut dicurigai. Jangan-jangan orang ini mencuri kartu kredit atau menggunakan pembayaran milik orang lain. Nah, itu yang sebenarnya Google khawatirkan.

Ada juga problem-nya ini sebenarnya dari sisi Google itu sendiri. Jadi, kita pembayarannya sudah pakai nama yang sesuai dan kita juga sudah mengikuti semua cara-cara yang memang Google sarankan. Tentu tidak ada kesalahan kalau kita teliti lagi dari sisi kita. Itu juga bisa terjadi.

Jadi, memang tidak bisa dipastikan. Makanya, saya bilang ini bisa saja terjadi oleh siapa pun dan tidak bisa dipastikan kita ingin anti suspend. Begitu misalnya ya. Nah, itu tidak bisa. Mau itu statusnya sebagai Google Partner pun masalah suspend ini akan sama berlakunya.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Akun Google Ads Ditangguhkan?

Lalu, bagaimana nih kalau sudah terjadi seperti ini?

Kalau sudah seperti ini, yang harus dipahami adalah pembayaran yang sudah dibayarkan ini tidak bisa di-refund sampai akun tersebut bisa diloloskan. Jadi, ada beberapa syarat yang akan saya coba jelaskan “apa saja sih yang membuat sebuah akun itu tidak bisa di-refund untuk saldonya?

Jadi, satu poin utama yang didapatkan itu ya tidak bisa di-refund. Kemudian, langkah yang harus dilakukan adalah appeal atau aju banding. Itu sudah jadi jalan satu-satunya. Walaupun kita kontak Google Support, walaupun nanti mas Nugraha chat Google Support, paling Google Support hanya bisa mengarahkan atau bantu eskalasi ke tim terkait mengenai masalah ini.

Kita tetap tidak bisa memastikan ini sebenarnya problem-nya karena apa dan juga tidak bisa menjawab atau membantu kita untuk bisa langsung diloloskan. Tim Support pun seperti itu. Apalagi kita, saya atau teman-teman yang lain yang mana kita sama-sama sebagai pengiklan juga di Google. Hanya sharing informasi saja.

Bagaimana Cara Mengajukan Banding Google Ads?

Kalau mau langsung banding, itu tinggal masuk saja ke URL g.co/bantuanakun. Itu nanti langsung diarahkan ke halaman form yang harus kita isi. Jadi tinggal dilengkapi saja. Kalau bisa, kita ceritakan kronologinya, upload data foto KTP kita, dan foto nomor rekeningnya misalnya. Lalu, ceritakan sedetail mungkin saja dan jelaskan bahwa ini bukan kesalahan kita.

Mudah-mudahan dari tim policy atau tim terkait bisa memahami kondisinya. Tapi, ini memang benar-benar challenging banget. Artinya, untuk kasus yang seperti ini saya juga tidak bisa memastikan akan diloloskan. Tapi tentu tidak ada salahnya untuk dicoba. Karena ada yang diloloskan. Ada yang memang diloloskan walaupun kena policy yang fatal. Salah satunya seperti ini. Tapi, ada banyak juga yang tidak bisa diloloskan lagi.

Nanti kalau misalnya mudah-mudahan sudah di-refund, kemudian tiga hari sampai satu minggu biasanya sudah ada jawaban dan diloloskan. Sebenarnya ini pilihan. Kalau sudah diloloskan, mungkin mau lanjut beriklan ya, tapi kalau pun misalnya mau refund, ya itu tinggal:

  1. Masuk saja ke menu Tools & Settings.
  2. Nanti masuk di Preferences.
  3. Pada bagian Account ada pilihan Cancel my account.

Jadi, kita harus cancel terlebih dahulu akunnya. Nanti proses refund-nya akan ada setelah kita cancel akun kita.

Berapa Lama Proses Refund?

Jadi, proses refund juga tidak cepat. Biasanya, bisa membutuhkan waktu hingga 2 minggu maksimalnya dari sisi Google. Dan ada tambahan waktu juga, bisa terjadi ada tambahan dari sisi Bank atau penyedia Kartu Kreditnya.

Untuk proses cancel tadi juga pastikan kita sebagai admin dari akun itu. Jadi yang bisa cancel itu hanya e-mail admin. Pastikan itu e-mail admin. Kalau kita login bukan dengan e-mail admin ya kita tidak bisa melakukan cancel. Jadi, link cancel-nya harusnya tidak muncul di situ.

Alasan Refund Tidak Bisa Diproses

Kemudian, poin berikutnya yang harus kita ketahui juga adalah ada beberapa alasan refund itu tidak bisa diproses:

  1. Salah satunya itu tadi, yang pertama, akun ini sedang ditangguhkan dengan alasan pembayaran yang mencurigakan.
  2. Kemudian, memang belum meng-cancel. Jadi, prosesnya kan harus cancel dulu.
  3. Kemudian yang ketiga, kita juga tidak bisa mengajukan refund jika saldo kita itu sebenarnya berasal dari kode promosi. Kalau misalnya sudah kita reedem voucher yang kita dapat, lalu jadi saldo, itu tidak bisa kita cairkan uangnya.
  4. Dan yang terakhir, kita masih punya tunggakan atau tagihan yang belum dibayar. Itu juga tidak bisa kita melakukan proses refund.

Seperti itu ya, mudah-mudahan bisa dipahami dan mudah-mudahan mas Nugraha ini bisa segera melakukan appeal atau aju banding dan segera diloloskan dari penangguhan ini.

Terima kasih teman-teman, jangan lupa kunjungi juga website saya renrasedoya.com. Di sana banyak tutorial-tutorial tentang Google Ads. Sampai jumpa di podcast selanjutnya.

Leave a Comment

%d bloggers like this: