Cara Menilai Kualitas Iklan Dengan Ad Strength

Transcript Video:

Di video kali ini saya ingin membahas tentang Ad Strength. Ide Ad Strength ini adalah sebuah indikator yang bisa kita gunakan untuk menilai kualitas iklan kita. Khususnya iklan Responsive Search Ads (RSA). Ad Strength ini ada 3 poin yang menjadi penilaian:

1. Relevan

Relevan ini adalah seberapa sesuainya Ad Copy kita terhadap keyword yang kita gunakan di dalam Ad Group ini. Dan memang seharusnya bisa relevan terhadap landing page yang kita gunakan.

2. Kuantiti

Kuantiti adalah seberapa banyak headline dan deskripsi yang kita input di sini. Jadi, di dalam RSA itu bisa kita masukkan headline maksimal 15 headline dan deskripsi maksimal 4 deskripsi.

Nah, biasanya deskripsi saya selalu berjumlah 4 ketika membuat iklan RSA. Tapi, kalau headline tidak 15, saya biasa siapkan 10 headline dan komposisinya:

  • 7 headline yang sangat berhubungan dengan keyword.
  • 3 headline lagi bisa dimasukkan Unique Selling Proporsition-nya atau apa kelebihan bisnis kita dibanding dengan kompetitor.

Dan ini bukan patokan dari Google ya tapi kebiasaan saya saja.

3. Diversiti

Diversiti ini adalah kita juga harus unik. Yang berarti, tidak menggunakan headline yang terlalu mirip.

Kalau kamu perhatikan di sini pada bagian Ad Strength indikator ada 4 poin yang bisa kamu perhatikan:

  1. Add more headlines (tambah kuantiti atau jumlah headline, maksimal 15. Tapi, ini di sini saya menggunakan 10 headline sudah ceklis.)
  2. Include popular keywords in your headlines (masukkan keyword-keyword popular ke dalam headline-mu. Atau jika memang sudah kamu riset, kamu bisa masukkan keyword-keyword yang digunakan di dalam Ad Group.)
  3. Make your headlines more unique (buat headline-mu menjadi lebih unik.)
  4. Make your descriptions more unique (sama seperti headline, gunakan deskripsi yang lebih unik juga.)

Cara Mencari Ide Headline

Pada bagian indikator Ad stregth, klik View ideas hingga muncul Headline suggestions. Di sini akan ditampilkan ide headline yang relevan yang sistem ambil dari website kita. Jadi, bisa kita lihat di sini dan kita terapkan kalau memang sesuai.

Selain itu, di sini juga ada beberapa tips yang bisa kita gunakan dalam membuat headline itu seperti apa.

Dalam masing-masing poin indikator ini ada ide dan tipsnya, bisa diklik satu per satu.

Penilaian Ad Strength

Kemudian, di sini pada bagian nilai indikator, kalau teman-teman perhatikan nilainya Average ya. Jadi, hasil penilaian Average ini dilihat dari bagian yang ada di sebelah kiri.

Jika ada kolom yang masih belum diisi atau belum lengkap, biasanya akan muncul tulisan incomplete. Sebagai contoh, di sini saya akan menghapus terlebih dahulu Final URL. Dan hasilnya, pada penilaian indikator Ad Strength akan menjadi Incomplete. Tapi, kalau sudah lengkap semua, penilaiannya akan terdiri dari beberapa tingkatan:

  • Poor (sudah lengkap semua tapi masih jelek iklannya.)
  • Average
  • Good
  • Excelent (paling bagus tapi untuk mendapatkan nilai excelent biasanya agak tricky.)

Kalau saya sampai Good saja sudah oke, tidak ada masalah.

Dan ini akan berubah secara langsung. Jadi, apa yang kita ubah di sini akan berubah juga di bagian Ad Strength.

Jadi, ini akan sangat membantu kita untuk menyediakan aset seperti headline atau deskripsi yang lebih relevan untuk potential customer kita. Google juga akan lebih bisa menciptakan kombinasi-kombinasi headline dan deskripsi yang paling bisa memberikan performa terbaik.

Di bagian Ads, kta juga bisa melihat kolom Ad Strength statusnya seperti apa untuk masing-masing iklan. Dan di bagian Ad strength improvements dimana kita bisa melihat saran yang Google berikan untuk masing-masing iklan yang ada di sini.

Misalnya, ini walaupun sudah Good Ad Strength-nya ini masih ada beberapa hal yang bisa dioptimasi lagi. Seperti:

  1. Add more headlines to increase your chances. Jadi, kita diminta untuk menambah headline lagi.
  2. Try including more keywords in your descriptions. Jadi, dia bisa melihat deskripsinya masih kurang keywordnya.
  3. Try adding a few more unique headlines or unpinning some assets. Jadi, masih bisa kita tambah lagi headline yang unik dan kalau bisa gausah dipin ya. Biarkan sistem bisa mencari kombinasi yang paling ideal dan maksimal.

Untuk yang lainnya kurang lebih sama ya, bisa dibaca dan coba terapkan saja agar penilaian Ad Strength-nya berubah menjadi lebih baik.

Cara Mengelompokkan Iklan yang Ad Strength Rendah

Kemudian, di sini kita bisa filter untuk mengelompokkan iklan sesuai dengan kategori yang diinginkan. Caranya adalah:

  1. Klik tulisan ADD FILTER.
  2. Ketik “Ad Strength” lalu klik.
  3. Centang Poor dan Average.
  4. Klik APPLY.
  5. Iklan akan muncul sesuai kategori yang dipilih.

Hal ini bisa kita lakukan karena pasti ada kondisi dimana kita punya campaign yang memiliki banyak Ad Group dan di dalamnya tentu punya banyak iklan. Jadi, akan lebih mudah kalau kita memfilternya.

Seperti itu saja tips kali ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai jumpa di tutorial lainnya.

Transcript ini ditulis oleh Aulia, jika terdapat ketidaksesuaian antara video dan transcript, beritahu kami pada kolom komentar. Terima kasih.

3 thoughts on “Cara Menilai Kualitas Iklan Dengan Ad Strength”

  1. Terimakasih banyak mas renra atas ulasannya..

    Untuk headline apa harus di masukkan 10 atau 15 headline ya Dan 4 diskripsi..apa pengaruh nya ya..jika kurang dari itu ?

    Reply

Leave a Comment