Video Transcript:

Dalam Google Ads, kita bisa menemukan fitur Ad schedule. Dengan menggunakan fitur Ad schedule ini, kita bisa menentukan kapan saja iklan akan ditayangkan, hari apa atau pun jam berapa saja.

Secara default, iklan bisa tanyang sepanjang hari. Sepanjang kapan pun dan kapan pun. Tapi, kita juga harus bisa menentukan langsung kapan iklan harus tayang. Mau di hari apa dan di jam berapa.

Selain memiliki fungsi untuk menentukan kapan tayangnya, di fitur ini juga kita bisa memberikan bid. Biasanya dengan menaikan bidnya khusus di waktu-waktu tertentu. Hal ini bisa dilakukan jika kita memang butuh untuk menaikan bidnya. Dengan catatan tambahan, hal ini sebenarnya tidak perlu dilakukan jka kita menggunakan dengan automatic bidding. Karena automatic bidding ini mengguakan machine learning dan bisa menaikkan atau pun menurunkan bid secara otomatis dengan menggunakan berbagai macam variabel untuk menentukannya.

Sebagai contoh, di sini jika kita sudah menentukan waktunya, kita bisa melihat laporan ini setiap hari. Tapi, untuk jamnya dibatasi dari jam 6 pagi sampai tengah malam.

Cara Membaca Data di Bar

  1. Pada bagian yang biru (bar ini menunjukkan waktu dimana iklan bisa tayang)
  2. Pada bagian yang kosong (bagian ini menunjukkan iklan yang tidak bisa tayang karena sudah kita tentukan schedule-nya)

Cara Melihat Data untuk Masing-Masing Bar

  1. Pilih variabel yang diinginkan dengan klik select box yang berada di sebelah kanan atas.
  2. Arahkan kursor mouse ke masing-masing bar.
  3. Akan muncul pop up yang berisi keterangan data pada bar yang dipilih.

Pada bagian bawah, ada laporan yang lebih lengkap. Kita bisa sesuaikan tampilan kolomnya sesuai dengan kebutuhan kita.

Cara Melihat Laporan Tanpa Membuat Ad Schedule

Nah, sebenarnya tanpa membuat Ad schedule, kita juga bisa tetap bisa melihat laporannya. Caranya adalah seperti berikut ini:

1. Pada bagian menu Ad schedule, klik Day & Hour

Di sini, kita bisa melihat hari apa saja dan jam berapa iklan akan ditankan. Tapi memang di sini breakdownnya mulai dari tengah malam per jam sampai balik lagi ke tengah malam.

Tapi jika kita sudah menentukan schedulenya. Misalnya seperti tadi jam 6:00 sampai tengah malam, berarti yang jam 12 malam sampai 6 pagi itu ga akan dimasukkan di bagian Day & hour. Jadi laporannya akan disesuaikan.

2. Pada bagian menu Ad schedule, klik Hour

Jadi, misalnya di awal kita sudah menjalankan iklan dan dijalankan setiap waktu. Ketika sudah berjalan selama 1 bulan, kita mau lihat pada waktu kapan saja iklan bisa berjalan dengan sangat bagus performancenya. Kita bisa melihatnya based on conversion. Kemudian, setelah mengetahui datanya, kita bisa mengambil keputusan untuk merubah schedule-nya khusus di jam-jam tertentu saja.

Cara Menentukan Hari dan Jam Berapa Iklan Bisa Ditayangkan

  1. Masuk ke menu Ad schedule.
  2. Klik icon pensil dalam lingkaran biru yang berada di sebelah kiri.
  3. Pada bagian Edit your schedule, kita bisa tentukan apakah mau setiap hari atau di hari-hari tertentu. Di bagian ini juga, kita bisa bebas memilih jam berapa mulainya dan jam berapa berakhirnya iklan.

Jika ingin dibuat setiap hari, bisa pilih All days, jika mau pilih weekday, bisa pilih saja Senin – Jumat, lalu ada pilihan yang weeked Sabtu dan Minggu. Selain itu, untuk hari-hari yang spesifik kita tinggal memilih harinya saja.

Misalnya kita tentukan seperti ini atau 1-1 dengan memilih harinya saja.

Setelah itu, kita bisa klik tombol Save. Dan iklan akan ditayangkan sesuai dengan hari dan jam yang kita tentukan.

Itulah penjelasan mengenai Ad schedule. Mudah-mudahan bermanfaat. Sampai jumpa di tutorial yang lainnya.