Ad rotation adalah cara google memilih 1 iklan yang ada di dalam ad group untuk dikirim ke proses auction. Oleh karena itu hanya akan ada 1 iklan per akun yang bisa tayang dalam waktu bersamaan.

Misalnya: Dalam 1 ad group ada 3 iklan, maka Google akan memilih 1 dari 3 iklan tersebut untuk dikirim ke proses auction.

Pengaturan ad rotation ada pada tingkat campaign.

Ada 2 pilihan ad rotation yaitu Optimize dan Do not optimize (Rotate ads indefinitely).

Optimize

Dengan settingan optimize, Google akan memilih iklan yang dianggap dapat menghasilkan banyak click atau conversion lewat proses auction tersebut.

Jika menggunakan smart bidding (target CPA, target ROAS, maximize conversion, dan enhanced CPC) Google akan mengoptimalkan untuk mendapatkan banyak conversion.

Dalam memilih iklan, Google mempertimbangkan beberapa signal seperti keyword, search term, device, location, dll sehingga iklan yang dipilih diharapkan memberikan hasil yang terbaik.

Iklan yang dianggap memberikan hasil yang terbaik akan lebih sering dikirim ke proses auction. Sehingga iklan tersebut akan mendapatkan lebih banyak impression daripada iklan lainnya. Tapi bisa saja jumlah impression antar iklan tidak terlalu beda jauh jika semua iklan dianggap memiliki kualitas yang seimbang.

Do not optimize (Rotate ads indefinitely)

Jika menggunakan pilihan ini, Google akan merotasi iklan secara merata ke dalam proses auction tanpa batas waktu dan tidak dioptimalkan. Google tidak peduli dengan kualitas iklan. Semua iklan anda akan dipilih secara merata. Sehingga pilihan ini sering tidak direkomendasikan untuk kebanyakan pengiklan.

Mau dapat updatean materi terbaru dan dikirim langsung ke emailmu? Lengkapi form di bawah ini, lalu klik tombol "Ya saya mau...".

Nama panggilan:

Email:

Sapaan:

*Kalau emailnya tidak bisa dipakai register, artinya email tersebut sudah terdaftar.

Artikel ini ditulis dalam category Google Ads dan terakhir diupdate pada tanggal 15-09-2018. Jika ada yang kurang dimengerti, silahkan tulis pertanyaannya pada kolom komentar.