Apa itu Conversion Linker di Google Tag Manager?

Pada bulan Juni 2017, Apple memperkenalkan Intelligent Tracking Prevention (ITP) yaitu sebuah sistem yang membatasi pelacakan pada website yang diakses lewat Safari.

Sehingga, ketika anda melakukan pelacakan terhadap iklan Google ads yang diakses oleh pengguna Safari, maka third-party cookies dari Google Ads hanya dapat berfungsi selama 24 jam sejak pengguna mengakses website lewat Safari. Setelah lewat 24 jam cookies tidak dapat digunakan lagi untuk pelacakan dan akan otomatis dihapus dalam 30 hari.

Kenapa anda HARUS menggunakan Conversion Linker?

Karena Google Ads menggunakan 3rd-party cookies dalam melakukan pelacakan, dan setelah 24 jam sejak pengguna mengakses website lewat Safari, ITP akan menghentikan fungsi dari cookies tersebut.

Lalu solusinya apa?

Google sudah menyediakan solusinya yaitu Conversion Linker tag yang bisa anda temukan di Google Tag Manager. Anda cukup menambahkan tag ini dan biarkan fired di semua halaman.

Lihat screenshot berikut:

conversion-linker

7 Langkah Lifecycle Marketing

Lifecycle Marketing adalah proses atau langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan oleh bisnis atau perusahaan dalam mencapai goal yang diharapkan.

Ada 7 langkah yang dibahas yaitu attract interest, capture leads, nurture prospects, converting sales, deliver and satisfy, upsell customers, dan get referrals.

Penjelasan yang ada di video ini saya kutip dari website Marketing Automation Systems: vpk247.com/the-7-stages-of-lifecycle-marketing

Cara Mengetahui Apa yang Pengunjung Cari di Website

Dengan menggunakan Google Analytics, anda bisa melacak apa saja yang dicari oleh pengunjung website.

Misalnya, di website detik.com anda akan menemukan kotak pencarian seperti ini.

Ketika anda memasukan keyword dan tekan enter maka halaman websitenya akan menampilkan berita sesuai dengan keyword yang anda gunakan, sekaligus keyword tersebut akan ditampilkan dibagian URL.

Kata “query” pada URL di atas disebut sebagai Query Parameter dan “covid+19” adalah valuenya.

Cara set up site search di Google Analytics

Masuk ke menu admin > tentukan account, property, dan view yang anda gunakan > klik menu View Settings.

view

Pada halaman view settings, aktifkan fitur site search tracking, lalu tulis nama query parameternya dan centang opsi strip query parameters out of URL.

*Catatan: nama query parameter untuk setiap website bisa berbeda-beda. Misalnya pada website WordPress, query parameternya adalah “s”.

site-search-option

Jika sudah selesai jangan lupa klik tombol save.

Cara melihat data search term

Masuk ke menu Behavior > Site Search > Search Terms.

ga-search-term

Berikut contoh data search terms dari website renrasedoya.com

search-term-result

Terutama untuk anda yang menjual produk di website, data search terms ini sangat penting karena anda akan tahu apa yang orang cari dan mungkin anda belum memiliki produk tersebut 🙂

Apa itu Data Layer?

Data layer adalah kumpulan data atau informasi yang disediakan oleh website untuk digunakan di Google Tag Manager.

Dengan adanya data layer, anda akan lebih mudah mengirim data dari website ke platform periklanan seperti Google Ads, Facebook Ads, atau ke Google Analytics.

Cara Melacak Form Submission Lewat URL

Jika anda memiliki form di website dan ingin mengetahui berapa banyak orang yang mengirim pesan lewat form tersebut, anda bisa melacaknya dengan mempraktekan video tutorial ini.

Tentu saja, tutorial ini bisa diimplementasikan di berbagai jenis form seperti form contact us, signup, optin form, dll.

Banyak teknik untuk melacak form dan tergantung dari kondisi form tersebut. Ada form yang bisa dilacak dari URL, datalayer, atau dengan cara lainnya.

Dan pada video kali ini, saya hanya akan membahas cara melacak form lewat URL.

Berapa Banyak Artikel Yang Harus Saya Posting Setiap Harinya?

Jika saya baru saja membuat website, berapa banyak artikel yang harus saya posting?

Apakah saya harus fokus membuat banyak artikel dalam waktu cepat agar bisa mengejar ranking di SEO?

Haruskah saya membayar jasa penulis artikel agar saya bisa posting puluhan artikel setiap harinya?

Mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering terpikirkan oleh kebanyakan orang yang baru saja membuat website untuk bisnisnya.

Menurut saya, prinsip dasar Google dalam menilai konten adalah dari sisi kualitasnya bukan kuantitasnya.

Ini bukan berarti kuantitas tidak penting.

Tapi, kualitas berada di atas kuantitas.

Artinya, ketika anda baru saja membuat website, anda tidak harus langsung memposting banyak artikel apalagi jika artikel itu punya kemiripan yang tinggi antar artikel yang satu dengan yang lainnya.

Juga jangan pernah memaksakan untuk membayar jasa penulis yang hasil tulisannya kurang berkualitas.

Kecuali anda memang punya resources yang cukup untuk membuat banyak artikel yang berkualitas.

It’s okay 🙂

SEO menang sebuah investasi jangka panjang.

Anda perlu membangunnya secara bertahap dan tidak “memaksakan”.

Hal ini juga sejalan dengan kutipan dari John Mueller (Webmaster Trends Analyst at Google) berikut:

Webmaster Trends Analyst at Google

Semoga bermanfaat ya 🙂

Proses Crawling dan Indexing di SEO

Jika anda baru saja membuat website dan mengeceknya di Google, mungkin saja anda akan melihat halaman hasil pencarian Google seperti ini:

did not match any documents

Itu artinya Google belum mengenali website anda dan belum menyimpannya pada daftar index (databasenya Google).

Proses mengenali dan menyimpan website yang dilakukan oleh Google dikenal dengan istilah crawling dan indexing.

Yuk kita bahas lebih detail mengenai kedua istilah ini.

Crawling

Crawling adalah proses dimana Google menemukan halaman website anda dan terus menelusurinya lewat link yang ada pada masing-masing halaman tersebut, sehingga akhirnya Google mendapatkan informasi dan data dari halaman-halaman tersebut.

Selain itu Google juga bisa mengenali halaman website lewat sitemap yang sudah anda submit ke Google Search Console.

Indexing

Setelah proses crawling dilakukan, langkah selanjutnya Google akan mencatat setiap signal yang akan menjadi penilaian untuk menentukan ranking pada hasil pencarian.

kemudian Google akan mengirimnya ke daftar index, yaitu database raksasa milik Google yang berisi lebih dari ratusan miliar halaman website.

Nah jika website anda sudah masuk ke dalam daftar index, maka website anda bisa ditemukan di hasil pencarian Google setidaknya search termnya adalah nama domain website anda.

Proses Crawling dan Indexing di SEO

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya 🙂

10 Tips Menulis Iklan di Google Ads

Semua conversion berasal dari traffic berkualitas yang datang ke website anda.

Traffic yang berkualitas dipengaruhi oleh banyak faktor seperti keyword, penargetan lainnya, bid, serta iklan yang mampu mempengaruhi orang agar mau mengkliknya.

Iklan yang bagus akan mempengaruhi CTR, dan ini adalah salah satu metric penting dalam beriklan.

Berikut beberapa tips yang selalu saya gunakan dalam membuat iklan teks:

  • Gunakan keyword utama (keyword dengan volume pencariannya tinggi) khususnya pada headline 1.
  • Tulis kelebihan dan keunikan produk atau bisnis anda pada headline 2 dan 3.
  • Jangan menggunakan titik dan tanda seru pada headline.
  • Gunakan juga keyword utama pada bagian path (display URL).
  • Sisipkan juga keyword utama pada bagian description.
  • Sisipkan call to action pada bagian akhir dari description.
  • Gunakan huruf kapital untuk huruf pertama pada setiap kata di semua bagian iklan (headline, path, dan description).
  • Buatlah minimal 3 extension khususnya sitelink, callout, dan call extension.
  • Buatlah minimal 3 iklan dalam 1 ad group (usahakan ada iklan responsivenya).
  • Pastikan iklan anda statusnya tidak limited (jangkauannya dibatasi).

Baca: Memahami Status Iklan

Sebagai tips tambahan, selalu posisikan diri anda sebagai audience dan pikirkan apakah iklan ini menarik untuk diklik? Baca juga iklannya beberapa kali sebelum anda mempublishnya.

Tips Mendapatkan Ide Membuat Iklan

*Jika anda baru belajar Google Ads dan masih bingung mendapatkan ide menulis iklan, lihat panduan ini dan temukan idenya 🙂

Okay, jika ada pertanyaan silahkan komen di bawah ya!