Image Extension-mu Ditolak? Cek Ini!

Transcript Video:

Aturan yang ada di Display Responsive Ad itu tidak sama dengan aturan yang berada di Image Extension. Kalau di Display Responsive Ad, itu kita bisa saja menggunakan image atau gambar yang memang kita desain. Jadi bukan hanya foto produknya, tapi kita misalnya menambahkan grafis atau teks itu masih diterima.

Tapi, khusus Image Extension itu harus benar-benar foto. Dan fotonya juga harus proper. Nah, kita lihat di sini ini ditolak. Dan di sini kita dikasih tahu masalahnya kenapa.

Aturan-Aturan Dalam Image Extension

Kalau kita mau lihat lebih detail lagi aturan-aturan yang harus kita patuhi ketika menggunakan Image Extension, kita bisa lihat saja di bagian ini:

  1. Arahkan pada tulisan Disapproved hingga muncul pop-up.
  2. Klik tulisan Read the policy.

Nanti kita akan diarahkan ke halaman baru mengenai format atau syarat Image Extensions.

Kita bisa lihat di sini aturan-aturannya atau requirement-nya apa saja dan contohnya sebenarnya sudah jelas. Di sini ada Image specifications-nya, nah di sini kita bisa lihat contoh-contoh gambar yang boleh dan yang tidak boleh atau tidak diizinkan.

Gambar yang didesain atau ada tulisannya

Misalnya di sini ya terkait dengan image extension yang tadi ditolak karena ini text or graphic overlay. Jadi, jangan tambahkan teks atau grafik di dalam gambarnya. Jadi, kita tidak bisa mendesain gambarnya. Harus benar-benar hasil foto.

Kecuali, si grafik atau teksnya menyatu terhadap gambarnya. Contohnya kayak gini. Di T-Shirt-nya ini memang ada desainnya. Itu Google paham dan dizinkan.

Tapi kalau yang didesain dan memiliki banyak tulisan akan ditolak.

Yang di desain seperti ini beda memang dengan ada tulisan atau desain tapi dia memang nyata berada di benda atau produk itu.

Gambar terlalu banyak memiliki area kosong

Ini juga detail ya ada hal-hal lainnya lagi. Misalnya di sini yang tidak diizinkan itu gambarnya terlalu memiliki blank space atau area putih yang terlalu luas.

Jadi, Google inginnya kita fokus produknya seperti ini. Jadi, lebih stand out dan lebih fokus. Tidak kecil seperti ini dan banyak blank space-nya.

Gambar kolase

Lalu, gambar yang kita buat, itu gambar kolase. Jadi, gambar atau foto yang terdiri dari banyak foto. Ini juga tidak diizinkan. Jadi, harusnya bisa seperti ini.

Kalau kita mau meng-upload beberapa produk, harus menyatu seperti ini. Bukan disatukan karena sebuah desain.

Gambar yang blur atau tidak jelas

Lalu, gambar yang ngeblur. Jadi yang tidak jelas gambarnya akan ditolak.

Gambar yang terdistorsi

Gambar yang diberikan efek khusus. Contohnya seperti ini yang ketarik misalnya atau yang dibalik gambarnya seperti ini. Ini juga bisa ditolak

Gambar yang di-crop dengan buruk

Bahkan, saat kita memotong gambar, ini juga Google sangat memperhatikan. Jadi, crop-nya itu harus pas. Kalau kita lihat gambar yang ditolak ini kan, sebenarnya sekilas tidak ada yang aneh. Tapi, karena di-crop ini jadi orangnya sampai depan mobilnya terpotong, ini bisa ditolak.

Kalau kita lihat ini, contohnya proper lah cara crop-nya benar gitu.

Konten yang terlarang

Dan yang terakhir ini, konten yang memang dilarang. Jadi, kalau misalnya produk-produk pakaian dalam seperti ini, kita bisa meng-upload-nya itu seperti ini. Dengan menggunakan mannequin atau dilipat.

Nah, kira-kira seperti itu apa saja requirement yang memang harus kita penuhi. Teman-teman bisa baca lebih detail lagi di halaman ini “Image extensions format requirement” tinggal ketik saja di Google nanti akan bisa menemukan URL ini.

Link detail: https://support.google.com/adspolicy/answer/10347108?hl=en

Oke, sampai jumpa di pembahasan lainnya. Thank you semua.

Leave a Comment

%d bloggers like this: